Apa yang dipikirkan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat menciptakan teknologi PageRank yang merupakan cikal-bakal Google saat ini? Kekayaan? Kepopuleran? Ternyata bukan. Mereka hanya ingin mempersembahkan sesuatu yang lebih baik kepada para pengguna internet. Waktu itu teknologi mesin pencari belum secanggih sekarang sehingga alih-alih membantu pencarian, kebanyakan mesin pencari justru menambah pekerjaan bagi penggunanya.
Nah, melihat kerepotan itulah lalu Larry dan Sergey yang sebenarnya gak cocok satu sama lain bahu-membahu menciptakan satu teknologi baru dalam dunia search engine. Hasilnya, mereka berhasil mengkreasi PageRank. Teknologi baru inipun lantas diuji-cobakan pada sebuah mesin pencari bernama BackRub dan sukses besar. Mereka lantas mengganti namanya menjadi Google seperti yang kita kenal sekarang.
Ketika Google kemudian semakin berkembang, mereka merasa harus mencari sumber dana besar untuk memperbaiki server dan komputer yang digunakan Google. Alhasil, berkat bantuan dari seorang investor ternama di Mountain View bernama Andy Bechtolsheim, Google Guys dapat pinjaman dana US$ 100.000,-.
Lucunya, Andy menuliskan cek tersebut untuk Google, Inc. sementara perusahaan itu sendiri belum berdiri. Alhasil cek belum bisa diuangkan dan memaksa Google Guys mencari dana segar lain dari saudara, keluarga dan teman-teman mereka. Berhasil. Dana tunai US$ 1 juta mereka peroleh dan berdirilah Google, Inc.
Tapi di awal-awal beridirnya Google tidaklah profit oriented. Sergey dan Larry hanya berpikiran bagaimana Google dapat memberikan yang terbaik untuk dunia internet. Mereka semakin hari semakin mempercanggih teknologi PageRank, semakin memperbesar server dan mempunyai impian untuk mendigitalkan dunia. Alhasil, Google sekarat karena tak mempunyai penghasilan. Ketika memperoleh dana segar dari John Doerr dan Michael Moritz, dua investor kakap di Silicon Valley, dananya juga mereka gunakan untuk menambah kapasitas dan kualitas pencarian Google. Setelah diultimatum oleh para investornya, barulah Google mencari CEO untuk mengatur cahsflow perusahaan lebih baik lagi. Terpilihnya Eric Schmidt yang mantan CEO Novell, Inc. dan CTO Sun Microsystem.
Apa yang dapat dipelajari dari sinopsis di atas? Well, tak lain bahwa memulai sesuatu dengan spirit money oriented atau profit oriented tidaklah memberikan hasil maksimal. Kenapa? Karena profit atau money adalah 'hasil', sehingga orang cenderung lebih cepat kecewa jika 'merasa' sudah berusaha keras tapi 'hasil'nya tidak sesuai harapan. Sebaliknya, kalau ia meneladani sikap para pendiri Google, yang terbaik adalah berniat 'melayani' orang lain sebaik-baiknya. Dengan spirit ini kita akan tertantang untuk selalu melakukan yang terbaik tanpa memikirkan hasil yang akan diperoleh.
Percayalah bahwa Tuhan tidak tidur dan Ia akan membalas kebajikan yang kita lakukan dengan berlipat-ganda. So, kalau Anda publisher Google AdSense, berpikirlah untuk melayani orang lain dengan web yang Anda punya tanpa harus risau iklan Anda akan diklik atau tidak. Buah manisnya pasti akan datang sendiri koq.
Artikel ini MERUPAKAN SADURAN dari Buku Panduan Bisnis Online Karya Eko Nurhuda
Wahh, asal-usul Googlenya dapet dari mana Gus, pasti baca "About Google" ych . . . .^^ Aku juga sering ubrak-Abrik Google, banyak hal menarik yg perlu ditelusuri . .. ^^
Semangat terus Gus buat cari tau, dan share ke Sahabat ^^
ardianzzz reply on July 21st, 2010 03:16:
Nama google setahu saya beraasal dari kata go girl — teriakan cheerleader — hehehe..
aldy reply on July 21st, 2010 07:15:
Yang benar bro ?
setahu saya google diilhami dari nilai yang tidak terbatas
mas doyok reply on July 21st, 2010 13:22:
atau lebih simpel lagi itu panggilan akrab pendirinya semasa tongkrong atau panggilan sayang orang tua kwkwkw
kek mas doyok
hihihi
aldy reply on July 21st, 2010 14:59:
Mas Doyok, panggilan tongkrongannya pendiri google apa ya ? he...he....
ardianzzz reply on July 21st, 2010 16:15:
Haha, itu hanya untuk kepentingan bisnis Pak Aldy, Image saja. Tidak lucu kan kalau akhirnya perusahaan sebesar Google inc. ternyata berasal dari kata "Go Girl".
Larry — kalau tidak salah, kalau salah berarti si Sergei — paling suka nonton acara cheerleader.
Jeprie reply on July 22nd, 2010 13:33:
Google asalnya dari googol yang artinya tak terbatas/infinity.
kok ya ws kepikiran gawe Search engine, coba Google lahir neng Jawa, mesti jenenge dadi "koco moto renang"......
setuju dab, dengan kata2 sing terakhir......
profit oriented keri, dahulukan entertain oriented..
makasih gan sudah berbagi isi dari buku bagus
Memang banyak banget yang belum kita ketahui di balik search angine GOOGLE ini, kita cuma dengar2 aja namun tidak mencari tahu dibalik ini semua.
Semoga ada yang terbuka (termasuk saya) setelah baca postingan ini. bermanfaat banget bagi wawasan netting kita.
Good Luck
berawal dari algoritma pencarian situs di internet hingga merambah besar seperti sekarang ini. itu sejarah singkat yang saya tahu gus
betul apa yang tercantum diatas apabila kita berusaha keras tetapi tidak sesuai dengan keinginan pasti sangat mengecewakan
tapi tidak untuk yang memang setia memberikan pada pemirsa . . tapi memang agak berat rasanya
Hmmm...para pendiri Google, orang-orang yang sangat pintar matematika bahkan sampai pada level quantum. CMIIW
ternyata, tak semulus yang dibayangkan ya gus.
untuk sukses butuh perjuangan
Saya suka pesan terakhirnya tuh mas, bukan profit oriented... tetapi bila ingin serius di adsense ada baiknya menggunakan trik sehingga pengunjung bukan hanya mendapatkan info tetapi juga penawaran yang dimunculkan dari adsense yang ada di blog itu.
Maksudnya antara iklan dan tulisannya nyambung sehingga memberi banyak kegunaan... salam hangat
Maju terus buat google deh..
Semoga google dapat mengeluarkan produk2 terbarunya dan tentunya berkualitas.
Bisa ngak dia disaingi Kaskus
selingan Gus heee
hmmm... kok jdi lega perasaanku abis baca artikelnya
I strictly recommend not to hold off until you earn big sum of cash to order goods! You should just get the credit loans or just short term loan and feel free
ardianzzz reply on July 21st, 2010 16:16:
Haha, banned saja IP addressnya Gus
Don't be evil, itu lah slogan mereka, meskipun udah tecampur dengan kepentingan bisnis, tapi saya tetap melihat Google sebagai perusahaan yang mengedepankan kualitas....
Dan pada akhirnya kualitaslah yang berbicara
Kalau dari pemahaman saya. Jika di kaitkan dengan bisnis, harus memberikan nilai tambah kepada konsumen.
Kalau google memang dari awal sudah berpotensi walau mungkin tidak disadari pembuatnya.
Yang menarik itu twitter. Walaupun terkenal tapi sekarang sudah sekarat karena sulit sekali mencari sumber penghasilannya. Kebanyakan orang menggunakan 3rd software buat nge-tweet jadi situsnya sendiri jarang pengunjung. Masang iklan di situsnya sulit.
Masang iklan di tweet sama juga sulit karena banyaknya tweet lain langsung menutupi tweet yang lama.
ha...ha.... This site in there good potions in so look and visit once more.........